Kamis, 28 Maret 2013

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAHAN TERA, TERA ULANG DAN KALIBRASI BERBASIS CLIENT- SERVERALIB PADANGPANJANG

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Balai Metrologi (UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi legal) wilayah Surakarta merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah (Peraturan daerah Propinsi Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pembentukan, Kedudukan Tugas Pokok, fungsi dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana teknis 19 Dinas Propinsi Jawa Tengah), memiliki empat tugas pokok :
1. Melakukan pengelolaan standar ukuran dan laboratorium.
2. Melakukan tera dan tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) serta kalibrasi alat ukur.
3. Melaksanakan pengawasan terhadap alat-alat UTTP dan Barang-barang vDalam Kemasan (BDKT).
4. Melakukan penyuluhan kemetrologian.
Dalam pelaksanaannya Balai Metrologi wilayah Surakarta memiliki beberapa tugas bulanan yang salah satunya adalah Laporan Bulanan Balai Metrologi Wilayah Surakarta yang harus diserahkan kepada Dinas Perdagangan Propinsi Jawa Tengah, yang didalamnya mencakup laporan Tera dan Tera Ulang Laporan Bulanan Balai Metrologi Wilayah Surakarta merupakan salah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan baik bagi Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah dan Balai Metrologi Wilayah Surakarta secara langsung, maupun konsumen dari Balai Metrologi secara tidak langsung. Laporan Bulanan ini juga dibutuhkan untuk melihat perkembangan Balai Metrologi Wilayah Surakarta dan juga Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah, yang nantinya akan menjadi pertimbangan dalam perumusan sebuah kebijakan. Dalam pengelolaannya laporan bulanan ini memerlukan waktu pengerjaan 1 – 2 minggu, tidak jarang deadline penyerahan laporan bulanan tidak terpenuhi. Dalam pencarian data juga memerlukan waktu dan tenaga yang banyak karena data harus terlebih dulu dicari lalu disusun ulang secara manual tergantung kebutuhan, sedangkan kebutuhan akan data seringkali mendesak dan beragam. Oleh karena itu penulis mengajukan sebuah alternatif solusi menggunakan Teknologi Informasi, sehingga nantinya akan ditemukan jawaban dari permasalahan tersebut.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan pengamatan penulis perangkat lunak nantinya harus memiliki kemampuan dalam menangani permasalahan sebagai berikut :
1. Penyaluran data yang masih konvensional (dokumen diantarkan secara fisik) berdasarkan susunan organisasi yang terbagi menjadi 4 divisi (dengan ruangan yang terpisah), laporan harus menunggu semua data yang dibutuhkan terkumpul lalu di susun kembali sehingga menjadi satu laporan yang utuh, disini terjadi repetisi pekerjaan sehingga menambah waktu pengerjaan laporan.
2. Dengan sistem pengarsipan konvensional, proses pencarian data dengan filter tertentu membutuhkan waktu yang relatif lama (1 – 2 hari tergantung banyaknya data dan jenis filternya), sehingga banyak ditemukan kebutuhan yang tidak terpenuhi tepat pada waktunya, hal ini berubungan erat dengan kinerja Metrologi dalam melayani client-nya.
1.3 Batasan Masalah
Dalam melakukan penelitian dan penganalisaan ini penulis akan membatasi ruang lingkup permasalahan yang akan ditangani. Ruang lingkup dibatasi pada :
1. Perangkat lunak hanya bertujuan membantu tugas pokok Balai Metrologi dalam melakukan tera dan tera ulang alat-alat UTTP serta kalibrasi alat ukur.
2. Perangkat lunak yang akan dikembangkan masih berupa prototype.
3. Pengembangan perangkat lunak mengacu pada Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tengah yang masih berlaku saat diadakan penelitian (Tahun 2006).
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian antara lain :
1. Merancang sebuah perangkat lunak yang mampu membantu melaksanakan salah satu dari empat tugas pokok Metrologi yaitu, melakukan tera dan tera ulang alat-alat UTTP serta kalibrasi alat ukur.
2. Membuat sebuah Perangkat Lunak yang sesuai dengan rancangan sistem, Perangakat Lunak tersebut akan dinamai “SIstem Pengolahan laporan bulanan (SIP) Metrologi Surakara”.
1.5 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan di Balai Metrologi Wilayah Surakarta Jl. Brig. Jend Slamet Riyadi No. 368 Surakarta – Telp. (0271) 717609 Fax (0271) 733502 Kodepos 57141. Waktu yang dibutuhkan dalam penelitian terhitung dari awal penelitian, hari Senin 17 April 2006 hingga Jumat 5 Mei 2006, 3 (tiga) minggu hari kerja.
1.6 Metodologi
Metodologi yang digunakan dibagi menjadi dua, tahap pengumpulan data dan pengembangan perangkat lunak.
1.6.1 Pengumpulan Data
Pengumpulan data disini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang tera dan tera ulang alat-alat UTTP serta kalibrasi alat ukur. Tahapnya antara lain:
1. Survei Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan bimbingan dari orangorang yang bertanggung jawab pada divisi masing-masing, dan juga para pegawai yang memiliki pengalaman di bidang kemetrologian.
2. Studi Literatur Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari teori-teori dari buku-buku dan juga Undang-Undang beserta Peraturan Daerah yang bersangkutan.
1.6.2 Pengembangan Perangkat Lunak
Tahap pengembangan perangkat lunak ini menggunakan metode permodelan berorientasi objek Rational Unified Process (RUP). Dengan tahapan kerja :
1. Business modeling, tahap ini mencoba memahami dan memodelkan persoalan yang ada.
2. Pendefinisian kebutuhan, menterjemahkan kebutuhan dari persoalan menjadi perilaku sistem yang terotomatisasi.
3. Analisis dan Perancangan, tahap ini menterjemahkan kebutuhan menjadi sebuah arsitektur perangkat lunak.
4. Implementasi, merupakan penciptaan sebuah perangkat lunak yang berkesesuaian dengan arsitektur yang telah dimodelkan pada tahap analisis dan perancangan, dan juga memiliki perilaku sesuai dengan kebutuhan yang telah dimodelkan pada tahapan pendefinisian kebutuhan.
5. Pengujian, tahap ini memastikan perilaku atau proses yang dari perangkat lunak yang telah diciptakan, ada dan sesuai dengan kebutuhan yang telah dimodelkan.

Ditulis Oleh : Unknown // 01.09
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar